Devin Booker Sangat Semangat Untuk Hadapi OKC
Devin Booker Sangat Semangat Untuk Hadapi OKC. Devin Booker, bintang Phoenix Suns, lagi on fire musim ini. Dengan rata-rata 26,9 poin per laga dan chemistry tim yang makin kuat, ia jadi pilar utama di tengah skuad yang direvamp besar-besaran. Tapi yang bikin heboh sekarang adalah semangatnya yang meledak untuk laga Black Friday melawan Oklahoma City Thunder. Suns (12-7, 3-0 di NBA Cup) bakal tandang ke Paycom Center Jumat malam, 28 November 2025, untuk rebut posisi teratas Group A. Booker tak segan bilang ini “tes besar” lawan tim juara bertahan yang lagi dominan. Di konferensi pers usai kemenangan 135-118 atas Clippers, ia tegas: “Kami tak takut. Ini tantangan yang kami tunggu.” INFO CASINO
Tantangan dari Thunder yang Lagi Panas: Devin Booker Sangat Semangat Untuk Hadapi OKC
OKC lagi jadi mimpi buruk liga: rekor 18-1, juara bertahan NBA Cup, dan pertahanan paling solid di Barat dengan kebobolan cuma 98 poin per laga. Shai Gilgeous-Alexander lagi MVP candidate dengan 30 poin rata-rata, sementara Chet Holmgren blok 2,5 tembakan per match. Suns dan Thunder sama-sama 3-0 di grup, tapi differential gol OKC unggul 15 poin—artinya kemenangan Suns besok bisa balikkan segalanya. Booker akui, “Mereka main basketball terbaik yang pernah saya lihat di NBA. Tapi kami siap match up.” Ini bukan omong kosong: Suns baru saja hancurkan Clippers dengan margin 17 poin, dan Booker sumbang 28 poin enam assist. Tapi cedera Jalen Green (hamstring) bikin Suns bergantung lebih pada Booker dan Dillon Brooks, yang lagi jadi enforcer defensif dengan 21,4 poin rata-rata.
Alasan Semangat Booker yang Meledak: Devin Booker Sangat Semangat Untuk Hadapi OKC
Booker semangat karena ini peluang buktikan Suns bisa saingi elite Barat. Musim lalu, Suns tersingkir di semifinal Barat oleh Thunder dengan skor 4-2, di mana Booker cetak 39 poin di Game 3 tapi kalah 124-120. “Saya ingat betul kekalahan itu,” katanya ke azcentral. “OKC punya kecepatan dan ukuran yang bikin susah, tapi kami sudah belajar.” Suns lagi bangkit dari proyeksi buruk preseason—dari tim rebuild pasca-kepergian Kevin Durant dan Bradley Beal, kini mereka punya identitas baru di bawah pelatih JJ Redick: pressing tinggi dan transisi cepat. Booker, yang tanda tangan ekstensi dua tahun senilai 145 juta dolar, bilang ini “unfinished business.” Ia excited karena laga ini bisa angkat Suns ke quarterfinal NBA Cup 9 Desember, plus momentum untuk lawan Nuggets, Lakers, dan Wolves setelahnya.
Dampak ke Suns dan Rivalitas Barat
Kemenangan atas OKC bisa jadi turning point untuk Suns, yang finis peringkat tujuh Barat musim lalu. Dengan Mark Williams dan Ryan Dunn beri stabilitas di paint, plus Royce O’Neal tambah big plays, Suns punya kedalaman. Booker bilang, “Kami rally di sekitar kesempatan ini—seperti Collin Sexton game-winner lawan Jazz.” Rivalitas ini tambah panas: Thunder lagi uji komposisi di stretch NBA Cup, lawan Wolves dan Suns berturut-turut. Jika Suns menang, differential gol balik, dan posisi grup teratas aman—bikin mereka favorit lolos. Booker, yang all-time leading scorer Suns sejak Februari 2025, lihat ini sebagai langkah ke playoff deep run. Pelatih Redick puji semangatnya: “Devin bawa energi yang kami butuh.”
Kesimpulan
Semangat Devin Booker untuk hadapi OKC bukan cuma omong kosong—ia lahir dari dendam kekalahan lalu, momentum tim yang lagi naik, dan peluang buktikan Suns elite. Laga Jumat malam ini bisa ubah narasi Suns dari underdog jadi contender serius. Dengan Booker sebagai leader, plus Brooks sebagai dog di lapangan, Suns siap tempur. Thunder dominan, tapi Suns punya hati juara. Ini bukan akhir November yang biasa—ini awal cerita besar untuk Phoenix. Selamat bertarung, D-Book!



Post Comment