Blazers vs Jazz: Portland Menang 135-119 Dramatis
Blazers vs Jazz: Portland Menang 135-119 Dramatis. Portland Trail Blazers berhasil meraih kemenangan dramatis 135-119 atas Utah Jazz pada laga NBA 2025/2026 yang berlangsung di Delta Center, Salt Lake City, Rabu malam 11 Februari 2026 waktu setempat (Kamis dini hari WIB). Pertandingan yang sempat berjalan sengit hingga kuarter ketiga akhirnya dimenangkan Blazers setelah menutup laga dengan run 32-14 di kuarter keempat. Kemenangan ini menjadi yang keempat beruntun bagi Portland dan membawa mereka naik ke posisi 9 Wilayah Barat dengan rekor 28-27, sementara Jazz tertahan di posisi 13 dengan catatan 22-33 dan semakin terancam zona play-in. BERITA TERKINI
Jalannya Pertandingan dan Comeback di Kuarter Akhir: Blazers vs Jazz: Portland Menang 135-119 Dramatis
Jazz memulai laga dengan baik dan unggul 32-28 di akhir kuarter pertama berkat permainan agresif Lauri Markkanen dan tembakan luar yang akurat dari Collin Sexton. Portland sempat tertinggal hingga 10 poin di paruh pertama setelah Jazz memimpin 62-52 saat turun minum. Blazers tampak kesulitan menahan Markkanen di paint dan kehilangan bola sebanyak 11 kali di dua kuarter awal.
Babak kedua menjadi titik balik. Di kuarter ketiga, Portland mulai menemukan ritme melalui pertahanan agresif dan transisi cepat. Mereka memangkas selisih menjadi 88-86 menjelang kuarter keempat. Puncaknya terjadi di kuarter pamungkas: Blazers membuka keunggulan dua digit dengan run 18-4 di lima menit pertama, dipimpin oleh Anfernee Simons yang mencetak 12 poin di kuarter itu saja. Jazz sempat menyamakan kedudukan menjadi 104-104, tapi Portland menutup laga dengan run penentu 31-15 di sisa waktu. Skor akhir 135-119 mencerminkan dominasi Blazers di paruh kedua, terutama di fast break dan three-point shooting.
Performa Pemain Kunci dan Statistik: Blazers vs Jazz: Portland Menang 135-119 Dramatis
Anfernee Simons menjadi man of the match dengan 34 poin (12-20 FG, 7-12 3PT), 7 assist, dan 5 rebound. Ia sangat efektif di perimeter dan sering memanfaatkan mismatch melawan defender Jazz. Deandre Ayton mendominasi paint dengan 22 poin dan 14 rebound plus 3 blok, sementara Jerami Grant menambahkan 18 poin dari bangku cadangan. Blazers sebagai tim mencetak 38 poin dari fast break dan 48 poin dari three-point (16-34 atau 47%).
Jazz dipimpin Lauri Markkanen dengan 30 poin dan 11 rebound, Collin Sexton 26 poin, serta Walker Kessler 14 poin dan 12 rebound. Namun mereka kalah telak di fast break points (38-14) dan three-point shooting (12-35 atau 34%). Turnover Jazz mencapai 16, yang berujung 24 poin mudah bagi Blazers.
Reaksi Pelatih dan Dampak Klasemen
Pelatih Blazers Chauncey Billups memuji mental timnya: “Kami tertinggal tapi tidak menyerah. Anak-anak tampil dengan intensitas tinggi di kuarter keempat dan itu yang membawa kemenangan.” Billups juga menyoroti kontribusi Simons: “Anfernee bermain seperti pemimpin malam ini.”
Pelatih Jazz Will Hardy kecewa: “Kami kalah di transisi dan kalah dalam eksekusi akhir. Portland lebih lapar malam ini.” Kekalahan ini membuat Jazz semakin terpuruk di papan bawah Barat, sementara Blazers semakin mantap di zona play-in dengan catatan tandang yang membaik.
Kesimpulan
Portland Trail Blazers menunjukkan karakter juara dengan membalikkan keadaan dan mengalahkan Utah Jazz 135-119 dalam laga dramatis pekan ini. Comeback di kuarter keempat yang dipimpin Anfernee Simons dan Deandre Ayton menjadi penentu utama, ditopang pertahanan agresif dan tembakan luar yang akurat. Hasil ini memperkuat posisi Blazers di zona play-in Wilayah Barat dan menambah keyakinan tim menjelang akhir musim reguler. Bagi Jazz, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya konsistensi di paruh kedua laga. NBA musim ini semakin kompetitif, dan pertandingan seperti ini membuktikan bahwa tim dengan mental kuat bisa membalikkan keadaan kapan saja. Blazers terus menunjukkan bahwa mereka bukan tim yang mudah menyerah, sementara Jazz perlu segera bangkit agar tidak semakin jauh dari zona playoff. Liga semakin seru, dan kemenangan tandang dramatis seperti ini menjadi bukti bahwa persaingan masih sangat terbuka hingga akhir musim.



Post Comment