Kevin Durant Sangat Memahami Cedera Nikola Jokic
Kevin Durant Sangat Memahami Cedera Nikola Jokic. Awal Januari 2026 langsung diwarnai komentar hangat dari Kevin Durant terkait cedera Nikola Jokic. Bintang Houston Rockets ini menunjukkan pemahaman mendalam atas situasi yang dialami center Denver Nuggets, yang mengalami hyperextension lutut kiri dan dipastikan absen minimal empat pekan. Durant, yang pernah mengalami cedera serupa dua kali berturut-turut, blak-blakan menyatakan empati dan harapannya agar Jokic tidak dicap “rawan cedera” seperti dirinya dulu. REVIEW WISATA
Cedera Nikola Jokic: Kevin Durant Sangat Memahami Cedera Nikola Jokic
Nikola Jokic mengalami cedera saat melawan Miami Heat akhir Desember lalu. Saat bertahan, rekan setimnya, Spencer Jones, tidak sengaja menginjak kaki kiri Jokic, membuat lututnya tertekuk dan hyperextension. Jokic langsung ambruk memegang lutut, tapi pemeriksaan menunjukkan tidak ada kerusakan ligamen serius seperti MCL grade 2. Tim medis Nuggets memutuskan evaluasi ulang dalam empat pekan, membuatnya absen sepanjang Januari. Meski begitu, ini jadi cedera terpanjang dalam karier Jokic yang biasanya sangat durable.
Pengalaman Serupa Kevin Durant: Kevin Durant Sangat Memahami Cedera Nikola Jokic
Kevin Durant sangat paham rasa itu karena pernah mengalami dua cedera lutut mirip dalam dua musim beruntun. Pertama pada 2022, saat Bruce Brown jatuh ke lutut kirinya, menyebabkan sprain MCL dan absen 21 laga. Kedua pada 2023, Jimmy Butler jatuh ke lutut kanannya di laga melawan Heat, lagi-lagi sprain ligamen yang membuatnya absen panjang dan akhirnya ditrade ke Phoenix. Durant menyebut cedera seperti ini “freak accident” yang tak bisa dikontrol, meski pemain sudah latihan keras. Pengalaman ini membuatnya langsung bereaksi saat melihat Jokic jatuh.
Komentar Kevin Durant
Usai Rockets menang atas Nets pada 1 Januari, Durant angkat bicara. Ia lega cedera Jokic hanya hyperextension biasa, bukan sprain ligamen berat. “Senang melihat hanya empat pekan, bukan cedera besar. Jokic hebat untuk liga, kita ingin pemain terbaik selalu main,” katanya. Yang paling ditekankan Durant adalah harapannya agar Jokic tidak dicap “injury prone” seperti dirinya dulu. “Cedera ini tak terkendali, seseorang jatuh ke lututmu, itu sulit. Semoga mereka tidak mulai label seperti itu untuk Nikola,” tambahnya, menunjukkan empati dari pengalaman pribadi.
Kesimpulan
Kevin Durant benar-benar memahami cedera Nikola Jokic karena pernah merasakan hal serupa yang mengubah narasi kariernya. Komentarnya tidak hanya dukungan, tapi juga pengingat bahwa cedera freak seperti ini bukan tanda kerapuhan, melainkan nasib buruk di lapangan. Dengan Jokic diprediksi kembali lebih kuat, liga basket lega karena dua bintang ini tetap jadi inspirasi. Empati Durant menambah hangat suasana NBA di awal 2026, mengingatkan pentingnya saling dukung antar pemain top.



Post Comment